Skip to main content

Maurits Cornelis Escher

Escher adalah graphic artist kelahiran Jerman 17 Juni 1898 yang juga pinter matematika. Yang paling unik dari Escher adalah kepandaiannya membuat impossible constructions dan perspektif dalam gambarnya. Saya tahu tentang Escher ini saat awal2 kuliah dan mendapat tugas kliping tentang senirupa. Lucu juga saya menemukan artikel tentang Escher justru di Majalah Femina tahun 90'an, bukan di jurnal senirupa atau sejenisnya. Saya juga kurang mengerti kenapa dosen2 Desain Grafis jarang yang membahas tentang Escher dan ilusi visualnya. Karya Escher favorit saya adalah Drawing Hand (1948), dia menggambar tangan kanan sedang menggambar tangan kiri yang sedang menggambar tangan kanan...duh pusing kan. Liat gambarnya aja ya.





Comments

Anonymous said…
keren ya.. ^_^
udah beberapa kali nemu pict yang bikin pusing gituh..
ternyata ada namanya tho.. :p
impossible constructions..
thomasdian said…
iya. aku juga baru tau sebenernya. hahaha.
Anonymous said…
samaaaa dooonk . . . .
hahahahaha . ,
sama-sama br tauuuu . . . .
Anonymous said…
waduh..mesti banyak2 makan pensil nich..comp.jalan trus..jangan lupa free hand nya :>

Popular posts from this blog

Tips Memilih Warna

Banyak desainer grafis maupun awam yang mengalami kesulitan ketika harus memilih dan memadukan warna untuk deasin mereka. Warna adalah elemen yang cukup penting dalam sebuah desain, karena warna selain sebagai penghias juga memiliki kemampuan menyampaikan 'soul' dari desain tersebut. Langsung aja ke tips nya ya : Tentukan dulu Desainnya pingin menyampaikan apa ? (kesejukan, tropis, kelezatan makanan, dll). Cari foto yang sesuai dengan tema desain Anda. di Flickr atau Gettyimages ada banyak dan bagus2. Foto ini sebagai referensi aja. Langkah ketiga menuntut kepekaan Anda. Buatlah color palette dari referensi foto tersebut. Ambil sample warna2 dominan dan warna2 aksen di foto tersebut Pakailah color pallete tersebut untuk desain anda Selamat mencoba

Bokeh Town

I have bought new lens. Yashica ML 50mm f/1.4 for about $12 (IDR115). The result is beyond my expectation. It's has nice blur background at f/1.4 - f/2.8 and circle bokeh. The lens has 8 blade diaphragm so at f/2.8 it's create octagonal bokeh. Canon EOS 350D and Yashica ML 50mm f/1.4

Ballerina Dance

"Rotterdam and New York", ballet performance at Taman Budaya Jogjakarta on June 16th 2008. Please enjoy ! All taken by Canon EOS 350D with Tamron SP MF 60-300mm f/3.8-5.4